Babinsa Sosialisasikan Banjir Pada Emak Emak di Bantaran Sungai Irigasi Sekunder Kampung Blok Empang

Bekasi,koranpelita.co || Indonesia merupakan negeri dengan potensi bencana alam sangat tinggi khususnya untuk bencana gempa bumi, letusan gunung berapi, dan Tsunami karena terletak pada pertemuan tiga lempeng/kerak bumi aktif.

Begitupun dengan Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi, seperti tahun lalu hingga kini masih berpotensi banjir”tutur Serda Dudung Babinsa Koramil 13 Kedungwarigin

Upaya penanganan bencana pada saat ini, mengalami perubahan paradigma maupun tindakan, yaitu dengan menitikberatkan pada partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana.

Jadi masyarakat bukan sekedar menjadi korban/objek dari bencana namun juga sebagai pelaku dari penanggulangan bencana.”terang Dudung

Metode yang tepat dalam penanganan bencana sekarang adalah Kesiapsiagaan Bencana berbasis masyarakat .program berbasis masyarakat yang mendorong pemberdayaan kapasitas masyarakat untuk menyiagakan diri dalam mencegah serta mengurangi dampak dan resiko bencana yang terjadi di sekitarnya. “jelasnya

BACA JUGA:  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidkesjas Korbrimob Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis  157 Anak Luar Biasa

Babinsa Koramil 13 Kedungwarigin Serda Dudung menurutnya menjadikan masyarakat sebagai pihak yang terkena dampak bencana, diberdayakan dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, sehingga mampu melakukan upaya penanganan dampak bencana dan pengurangan resiko. Program ini diterapkan di daerah rawan bencana seperti banjir, Kp. Blok Empang Rt. 011/04 Desa Kedungwaringin dan dimana masyarakatnya mudah mengarah (bergotong royong) untuk melaksanakan upaya mitigasi atau pengurangan resiko. bermanfaat bagi masyarakat yang paling rentan secara langsung terancam kondisi kesehatan, kehidupan ekonomi dan lingkungan hidupnya.

Sosialisasi dan edukasi kepada masyrakat daerah rawan bencana selain dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bekasi seperti halnya yang dilakukan pada hari ini Selasa 11/1/2022 oleh Anggota Koramil 13 Kedungwarigin

BACA JUGA:  Koramil 01/Teluknaga Intensifkan Keamanan Wilayah Melalui Patroli Rutin

Babinsa bersama warga melakukan kegiatan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat berdaya mengatasi kejadian bencana alam yang menimpa dirinya.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dihadiri oleh kurang lebih 10 peserta dari masyarakat kampung Blok Empang tersebut.

Adapun yang di bahas dalam sosialisasi tersebut adalah Menghimbau dan mengajak warga agar tidak buang sampah sembarangan di sekitar sungai irigasi sekunder, (dikumpulkan 1 titik), serta Rencana pembuatan jamban.
Program Citarum Harum. “Terang Dudung

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merespon dan memitigasi dampak / risiko bencana serta tingkat kehidupan dan ekonomi masyarakat. Dengan konsep, risiko bencana selalu ada dan tinggi dengan adanya bahaya dan kerentanan di masyarakat, maka risiko dapat dikurangi dengan peningkatan kapasitas yang ada di masyarakat pula. Maka upaya mengurangi risiko bencana adalah dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan kerentanan yang ada di masyarakat yaitu tidak membuang sampah sembarangan

BACA JUGA:  Wagub Banten  Harap TNI Terus Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat