Dandim 0716/Demak Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan Cahaya Ratna Bintarum

Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, saat menabur kembang di Taman Makam Pahlawan Cahaya Ratna Bintarum Demak, Jateng. (Foto dok. Pendim 0716)

DEMAK, koranpelita.co – Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, memimpin ziarah dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD ke-76 Tahun 2021, di Taman Makam Pahlawan Cahaya Ratna Bintarum Demak, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021).

Ziarah yang diikuti oleh Perwira Staf, Danramil jajaran dan perwakilan dari Koramil serta PNS Kodim 0716/Demak ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan diawali dengan penghormatan disusul hening cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan do’a dilanjutkan dengan tabur bunga di makam pahlawan.

Setelah pelaksanaan ziarah Dandim 0716/Demak menyampaikan bahwa ziarah tersebut dalam rangka peringatan Hari Juang Kartika, dimana Hari Juang Kartika merupakan peringatan mengenang Pertempuran Ambarawa yang puncaknya terjadi pada 15 Desember 1945. Pertempuran Ambarawa berlangsung dari tanggal 12 sampai 15 Desember 1945 yang dipimpin Panglima Besar Jenderal Soedirman dan berhasil meraih kemenangan gemilang dengan memukul mundur sekutu dari Ambarawa.

Dikatakannya, ziarah tersebut bertujuan untuk mendo’akan arwah para pahlawan dan untuk mengenang semangat perjuangan yang telah diberikan para pahlawan kepada bangsa dan negara.

“Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pahlawan. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkan di dalam hati sanubari kita bersama,” kata Dandim.

Lebih lanjut, kata Dandim, sudah selayaknya sebagai generasi penerus bangsa untuk menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan. Ini dikarenakan, tanpa peran para pahlawan terdahulu, seluruh warga negara tidak akan dapat menikmati kemerdekaan seperti saat ini. Untuk itu, Dandim mengajak seluruh warga negara untuk tidak melupakan sejarah dan melupakan pahlawan kusuma bangsa. (red/rls)