
Cibitung, koran pelita.co – Tahapan krusial Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Muktiwari, Kecamatan Cibitung, masa bakti 2026-2034 resmi ditutup. Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara digelar di Balai Desa Muktiwari, Minggu (20/09/2026) malam, dipimpin langsung Ketua Panitia Pilkades, Husin Syahrulloh.
Rapat pleno yang dihadiri oleh perwakilan calon kepala desa, saksi masing-masing paslon, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pengawas Kecamatan itu berlangsung aman dan kondusif. Satu per satu hasil perolehan suara dari seluruh TPS dibacakan secara terbuka dan transparan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Ketua Panitia Pilkades Muktiwari, Husin Syahrulloh menegaskan bahwa pleno ini adalah puncak dari pesta demokrasi desa yang jujur, adil, dan tanpa intervensi.
“Alhamdulillah, Rapat Pleno Hasil Pilkades Muktiwari 2026-2034 berjalan lancar, aman, dan kondusif. Semua saksi sudah menandatangani berita acara. Tidak ada gugatan. Ini bukti kedewasaan warga Muktiwari dalam berdemokrasi,” ujar Husin Syahrulloh di lokasi.
Husin juga mengapresiasi kepada warga Muktiwari yang begitu bergeroranya dalam melaksanakan kegiatan pilkades.
“Ini edukasi politik yang bagus. Warga Muktiwari sangat cerdas dan siap dalam melaksanakan pesta demokrasi ditingkat desa. Mereka datang ke TPS dengan penuh semangat,” ujarnya.
Menurut Husin, kunci sukses Pilkades Muktiwari bukan hanya pada panitia, tapi pada komitmen semua calon untuk menjaga kondusifitas. Tidak ada mobilisasi massa, tidak ada intimidasi.
“Pesan saya jelas. Pemilu sudah selesai. Pleno sudah diketok. Mulai detik ini tidak ada lagi nomor 1 dan 2. Yang ada hanya satu: warga Desa Muktiwari. Siapapun yang terpilih, dia adalah Kades untuk semua golongan,” kata Husin.
Hasil pleno tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Berita Acara dan diserahkan kepada Camat Cibitung untuk diteruskan ke Bupati Bekasi guna proses pelantikan.
“Kami panitia hanya wasit. Kami tidak punya kepentingan memenangkan siapapun. Tugas kami mengawal suara warga sampai tuntas. Dan malam ini tugas itu selesai,” tegas Husin.
Berdasarkan lembar “Hasil Pemilihan Desa Muktiwari di masing-masing TPS” yang diperoleh redaksi, terdapat dua calon yang mengikuti Pilkades Muktiwari, yakni calon nomor urut 1 Bahrudin, SE dan calon nomor urut 2 H. Rusdi, SE.
Dokumen tersebut memuat perolehan suara dari TPS 1 hingga TPS 45. Berdasarkan angka yang tertulis dan penjumlahan pada masing-masing kelompok TPS, Bahrudin tercatat memperoleh 5.033 suara, sedangkan H. Rusdi memperoleh 14.528 suara.
Dengan demikian, berdasarkan lembar rekap tersebut, terdapat selisih 9.495 suara antara kedua calon.
Perolehan Suara Bahrudin Dari 45 TPS, perolehan suara Bahrudin tercatat tersebar sebagai berikut:
- TPS 1–10: 1.700 suara
- TPS 11–20: 1.059 suara
- TPS 21–30: 960 suara
- TPS 31–40: 966 suara
- TPS 41–45: 348 suara
Total perolehan Bahrudin berdasarkan rekap tersebut mencapai 5.033 suara.
Sementara itu, H. Rusdi tercatat memperoleh suara:
- TPS 1–10: 2.655 suara
- TPS 11–20: 3.235 suara
- TPS 21–30: 3.554 suara
- TPS 31–40: 3.316 suara
- TPS 41–45: 1.768 suara
Jika dijumlahkan, perolehan H. Rusdi mencapai 14.528 suara.
Total suara kedua calon yang tercatat dalam lembar tersebut mencapai 19.561 suara. Selisih 9.495 Suara
Berdasarkan angka tersebut, perolehan suara H. Rusdi lebih tinggi dibandingkan Bahrudin dengan selisih 9.495 suara.
Selanjutnya panitia pemilihan kepala desa (Panpilkades) pada, Senin (21/09/2026) melaporkan serta menyerahkan berkas hasil pilkades ke BPD untuk ditindaklanjuti. (Dodo.Z).
- Gubernur Al Haris Bersama Danrem 042/Gapu Patroli Udara Tinjau Karhutla di Tanjab Timur - 21/09/2026
- Rapat Pleno Pilkades Muktiwari 2026-2034, Husin Syahrulloh: Pemilu Selesai, Persaudaraan Jangan Putus - 21/09/2026
- Gubernur Al Haris Dukung Inovasi Tanam Bambu di Lahan Gambut untuk Cegah Karhutla - 21/09/2026


