Bandara Soetta,koranpelita.co – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memastikan pelaksanaan hari pertama layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F berjalan dengan lancar, Rabu (1/7/2026).
Penerapan layanan ini merupakan implementasi Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, tertata, dan terintegrasi bagi jemaah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci.
Pada tahap pertama implementasi, layanan keberangkatan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F diperuntukkan bagi jemaah yang menggunakan maskapai Loong Air, Hainan Airlines, dan Saudi Arabian Airlines.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan seluruh proses operasional pada hari pertama berjalan sesuai rencana berkat koordinasi yang baik antara regulator, maskapai, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta seluruh pemangku kepentingan di bandara.
“Hari pertama implementasi layanan terpusat di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F berjalan dengan lancar. Seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan jemaah, proses check-in, pemeriksaan keamanan, hingga keberangkatan dapat berlangsung dengan baik. Kami mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan transisi layanan ini berjalan optimal,” ujar Heru.
Pada hari pertama pelaksanaan, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F melayani operasional Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV818 yang tiba pukul 16.00 WIB, SV819 yang berangkat pukul 17.30 WIB, serta SV826 yang tiba pukul 22.30 WIB.
Kelancaran pelaksanaan pada hari pertama menjadi modal penting untuk melanjutkan implementasi layanan secara bertahap. Bersama regulator, maskapai, PPIU, dan seluruh pemangku kepentingan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan layanan agar proses transisi pada tahapan berikutnya dapat berlangsung semakin optimal.
“Hari pertama ini menjadi evaluasi yang sangat baik bagi kami. Berbagai masukan dari regulator, maskapai, PPIU, dan seluruh stakeholder akan kami tindak lanjuti sebagai penyempurnaan layanan pada tahapan berikutnya. Komitmen kami adalah memastikan implementasi layanan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F berjalan semakin baik, sehingga setiap jemaah mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, tertib, dan berkesan sejak berada di bandara,” pungkas Heru.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penyediaan fasilitas yang memadai, penguatan koordinasi operasional, serta inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. Melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F, diharapkan setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan lebih nyaman, khusyuk, dan berkesan sejak berada di bandara. (*/sul).



