Tanjabbarat,koranpelita.co – Sebagai bentuk transparansi kepada publik sekaligus penegasan komitmen dalam memberantas peredaran gelap handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar), Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menggelar penandatanganan komitmen bersama di Ruang Rapat Lapas, Senin (02/01/2026).
Penandatanganan komitmen ini menjadi wujud nyata keseriusan seluruh jajaran Lapas Kuala Tungkal dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, serta berintegritas.
Dalam arahannya, Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, Amd.IP., S.H., M.Si., menegaskan bahwa pemberantasan Halinar bukan sekadar slogan, melainkan kewajiban moral dan profesional yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh pegawai.
“Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal menggelar penandatanganan komitmen bersama Handphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar). Hal ini dilakukan untuk lebih menggiatkan serta menegaskan kembali bahwa Halinar dilarang keras di Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal,” ungkap Iwan Darmawan.
Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan secara nyata melalui sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Komitmen ini bukan hanya ditandatangani di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Tidak ada ruang bagi handphone ilegal, pungli, maupun narkoba di Lapas Kuala Tungkal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kalapas menekankan pentingnya peran seluruh pegawai, khususnya petugas pengamanan, dalam menjaga marwah dan kepercayaan terhadap institusi pemasyarakatan. Menurutnya, integritas pegawai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran dan penyimpangan di lingkungan lapas.
“Saya berharap kegiatan ini dapat memacu seluruh pegawai dan petugas untuk menjadi lebih baik ke depannya. Seluruh jajaran harus memiliki kesungguhan dan tekad yang kuat untuk menolak segala bentuk penyimpangan serta saling mengingatkan. Dengan disiplin, pengawasan ketat, dan sinergi yang solid, kita yakin Lapas Kuala Tungkal dapat menjadi lapas yang bersih dan terpercaya,” lanjutnya.
Kalapas juga menyampaikan bahwa upaya pencegahan Halinar akan terus diperkuat melalui peningkatan pengawasan internal, pengendalian akses yang lebih ketat, pemanfaatan sarana pendukung keamanan, serta penegakan disiplin pegawai sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan humanis.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kuala Tungkal untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas.
Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama serta pengarahan langsung dari Kepala Lapas kepada seluruh staf dan petugas. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Kuala Tungkal beserta jajaran pejabat struktural Eselon IV dan V, seluruh staf, serta seluruh petugas pengamanan.
Penandatanganan komitmen bersama Anti Halinar ini menjadi penguat tekad seluruh jajaran untuk menjadikan Lapas Kuala Tungkal semakin aman, bersih, dan berintegritas demi mendukung sistem pemasyarakatan yang lebih baik ke depan. (kp).



