Bandara Soetta,koranpelita.co – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan bandara.
Peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama seluruh entitas bandara dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional kebandarudaraan.
Peringatan Bulan K3 Nasional 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta secara resmi dibuka melalui Apel Peringatan Bulan K3 Nasional yang diikuti oleh para stakeholders, instansi terkait, serta mitra usaha bandara. Pada tahun ini, Bulan K3 Nasional mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan tema tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional yang berlangsung pada 3 hingga 10 Februari 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Peringatan Bulan K3 Nasional pada 3 Februari 2026 di Curbside Terminal 1A, dilanjutkan dengan Safety Culture FOD Walk pada 4 Februari 2026 di area apron Terminal 3. Selanjutnya, Terminal Safety Campaign dilaksanakan secara berkelanjutan pada 3 hingga 8 Februari 2026 di Terminal 1, 2, dan 3, serta sosialisasi keselamatan kerja yang mencakup HIRADC, Safety Awareness FOD, dan Electric Vehicle airside pada 5 Februari 2026 secara daring. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kegiatan donor darah pada 9 Februari 2026 di Auditorium 1 Gedung IAC, serta ditutup dengan Talkshow K3 dan CGK Safety Award pada 10 Februari 2026 di Auditorium 1 Gedung 600.
Peringatan Bulan K3 Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, namun juga sebagai sarana edukasi dan penguatan kesadaran seluruh insan bandara terhadap potensi risiko kerja. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Bandara Soekarno-Hatta mendorong penerapan perilaku kerja yang aman, peningkatan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta pengelolaan risiko yang konsisten di seluruh area operasional, baik di terminal maupun di area airside.
General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan bandara. Menurutnya, budaya K3 harus tertanam kuat dalam setiap proses kerja guna melindungi pekerja serta menjaga keandalan operasional bandara.
“Keselamatan bukan hanya kewajiban untuk memenuhi regulasi, tetapi merupakan budaya kerja yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh stakeholder. Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, kami meneguhkan kembali komitmen bersama untuk membangun ekosistem keselamatan yang profesional, andal, dan kolaboratif di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Heru.
Heru menambahkan bahwa penerapan budaya K3 yang kuat akan berdampak langsung pada
kelancaran operasional bandara dan kualitas layanan kepada pengguna jasa. “Dengan keterlibatan aktif seluruh stakeholder, diharapkan standar keselamatan kerja dapat terus terjaga seiring dengan meningkatnya kompleksitas operasional bandara,” tutup Heru.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menegaskan komitmen untuk terus memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh pekerja bandara, sekaligus mendukung operasional penerbangan yang selamat, andal, dan berorientasi pada pelayanan kepada pengguna jasa. (*/sul).



