Kodam Jaya,koranpelita.co – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang periode 2025–2030 resmi dikukuhkan di Gedung Serba Guna Puspem Kabupaten Tangerang, dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur,Selasa (2/9/2025).
Bupati Tangerang Drs. Maesyal Rasyid, M.Si memimpin pengukuhan sekaligus menegaskan peran FKUB sebagai garda depan harmoni sosial. Ia menekankan keberagaman agama, budaya, dan suku di Tangerang adalah modal pembangunan yang harus dijaga bersama.
Sejumlah pejabat yang hadir , anggota DPRD Kabupaten Tangerang H.M. Nurojab, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada, AKBP Rachmad Haryanto, Iptu Krisna H, serta jajaran kepala OPD Kabupaten Tangerang.
Juga dihadiri Ketua MUI, Ketua Forum Umat Buddha, Pastor Ketua Dekkenat, Ketua Musyawarah Pimpinan Gereja, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia, Ketua Majelis Khonghucu, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Forum Pembauran Kebangsaan, dan Badan Narkotika Kabupaten Tangerang.
Kehadiran unsur TNI memberi warna tersendiri. Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setiono S.H. hadir langsung mendampingi prosesi. Menurutnya, keberadaan FKUB sangat penting sebagai benteng sosial di tengah dinamika masyarakat.
“FKUB harus menjadi wadah nyata menjaga kerukunan lintas agama. Tantangan kita bukan hanya konflik terbuka, tetapi juga benih intoleransi yang bisa menyebar diam-diam. Sinergi aparat, tokoh agama, dan masyarakat akan mencegah gesekan sejak dini,” ujar Letkol Inf Yudho Setiono.
Ia menegaskan peran TNI di wilayah bukan semata urusan pertahanan. TNI juga berperan menjaga stabilitas sosial agar potensi konflik tidak berkembang. “Kami siap mendukung kegiatan lintas agama yang melibatkan generasi muda untuk memperkuat budaya toleransi. Tugas kita memastikan Tangerang tetap menjadi rumah aman bagi semua,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang menegaskan bahwa FKUB tidak boleh sekadar forum elit, melainkan harus turun menyentuh kehidupan masyarakat. Program lintas agama yang menyasar generasi muda dipandang krusial agar toleransi tertanam sejak awal.
Pengukuhan FKUB ini menegaskan bahwa harmoni sosial tidak cukup dipelihara melalui seremonial, tetapi membutuhkan kerja kolektif lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan tokoh agama dipandang sebagai fondasi strategis untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.(Kodim 0510/Trs/sul).
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Baksos Bersama Komunitas Ojol - 10/06/2026
- Sekda Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Beasiswa Gemilang 2026 ke Universitas Al-Azhar Kairo - 10/06/2026
- Tanam 10.000 Mangrove di Mauk, Bupati Tangerang Apresiasi Kolaborasi Jurnalis Peduli Lingkungan - 10/06/2026



