Ketahanan Pangan Desa Diperkuat, Kades Muktiwari Dukung Langkah Pemkab Bekasi

Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bekasi atas terselenggaranya program sembako murah yang dinilai sangat membantu warga.

Bekasi,koranpelita.co – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan. Kali ini, program Tebus Murah Sembako menyasar langsung warga Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, sebagai bagian dari upaya nyata meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan yang terjangkau.

Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pemerintah desa. Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, S.E., menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pangan warganya.

“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bekasi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, para Kabid, serta seluruh jajaran Pemkab Bekasi dan Pak Camat beserta jajarannya. Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami di Desa Muktiwari,” ujar Bahrudin.

BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas

Ia menambahkan bahwa program ini sangat bermanfaat, khususnya bagi warga yang rentan secara ekonomi. Bahrudin berharap program serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

“Kami berharap program ini menjadi agenda rutin, karena banyak warga kami yang benar-benar membutuhkan bantuan seperti ini,” tuturnya.

Menjangkau Masyarakat Rentan, Menguatkan Desa

Program Tebus Murah Sembako merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peningkatan ketahanan pangan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi di sejumlah desa. Sebelumnya, kegiatan serupa — yang dikenal dengan nama Gelar Pangan Murah — telah menyasar delapan desa lainnya dengan penyaluran lebih dari 3.400 paket sembako.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Drs. H. Dedi Supriadi, menjelaskan bahwa program ini memang dirancang untuk menjangkau warga yang rentan terhadap kerawanan pangan.

BACA JUGA:  Jelang Ke Tanah Suci, Tri Adhianto Jalani Manasik Haji Bersama Istri

“Sasaran kami adalah masyarakat yang rentan secara ekonomi, agar mereka tetap bisa mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau. Ini bagian dari penguatan ketahanan pangan di tingkat desa,” ungkapnya.

Tak hanya berhenti pada bantuan jangka pendek, Dinas Ketahanan Pangan juga mendorong desa-desa untuk membangun lumbung pangan mandiri, agar distribusi pangan bisa berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian pangan di desa-desa Kabupaten Bekasi.

Harapan untuk Masa Depan

Kehadiran program Tebus Murah ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan mendasar masyarakat. Di tengah tantangan harga kebutuhan pokok yang fluktuatif, kehadiran program seperti ini menjadi angin segar bagi masyarakat bawah.

BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas

Dengan kerja sama yang terus diperkuat antara dinas teknis, pemerintah desa, serta peran aktif masyarakat, Desa Muktiwari menatap masa depan ketahanan pangan yang lebih kuat dan inklusif. (Kang ACP).