Kualatungkal,koranpelita.co – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi hak dan meningkatkan kesejahteraan para pekerja pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025.
Dengan mengusung tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”, peringatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati pada Kamis (01/5/2025) itu menjadi ajang refleksi dan kolaborasi multipihak demi masa depan dunia kerja yang lebih baik.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, SE., ME., dan dihadiri oleh jajaran Forkompimda, pimpinan OPD, perwakilan perusahaan, organisasi serikat buruh, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menciptakan hubungan industrial yang adil dan harmonis. Ia menyebut bahwa para pekerja merupakan pilar utama pembangunan daerah, sehingga sudah selayaknya mendapatkan perlindungan dan apresiasi yang layak.
“Momentum May Day bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap dedikasi para pekerja. Kesejahteraan mereka harus terus ditingkatkan seiring dengan produktivitas,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab melalui Dewan Pengupahan Daerah telah menaikkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tanjab Barat menjadi Rp3,3 juta, menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Jambi.
Tak hanya itu, perlindungan bagi pekerja rentan juga diperkuat lewat Perda Nomor 7 Tahun 2023, dengan lebih dari 3.000 pekerja telah menerima manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan hingga tahun ini.
Langkah inovatif lainnya adalah pendirian Rumah Konsultasi Ketenagakerjaan, yang menjadi ruang mediasi dan dialog antara pekerja dan pengusaha untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan secara bijak.
Ketua Panitia May Day 2025, Deby Marta Sagita, S.Kom.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan industrial, tetapi juga memberikan edukasi positif melalui berbagai program sosial.
Suasana May Day makin hidup dengan hadirnya Ketua DPC F HUKATAN Tanjab Barat, Halomoan Marbun, SH, yang menyampaikan aspirasi pekerja, mulai dari tuntutan peningkatan upah hingga penghapusan PPh 21 dan kemudahan tunjangan pensiun.
Kegiatan ditutup dengan dialog sosial ketenagakerjaan, menghadirkan pakar nasional dan pejabat daerah untuk membahas strategi pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan. (ling).
- Gubernur Al Haris: HKTI dan Wanita Tani Mitra Strategis Wujudkan Kedaulatan Pangan Provinsi Jambi - 21/04/2026
- Wagub Sani Ajak Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Umat dalam Tabligh Akbar Pemprov bersama BKMT Provinsi Jambi - 21/04/2026
- Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh Program Pertanian di Jambi Harus Nyata, Bukan Sekedar Wacana - 21/04/2026



