Depok,koranpelita.co – Ketanggapdaruratan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob (RSBB) Bidkesjas Korbrimob Polri Kelapadua, Depok gerak cepat (gercep) melakukan jemput bola pasien stroke menjelang tengah malam, Kamis (17/4/2025).
Gercep dilakukan setelah dihubungi masyarakat umum, personel berikut ambulan RSBB langsung menjemput penderita stroke hingga ke gang sempit di Kemiri Muka, Beji Depok.
“Sebenarnya pasien sudah stroke lama, cuma RSBB baru dihubungi malam itu. Kita jemput, sampai masuk-masuk gang sempit pakai stretcher. Sekarang dalam perawatan di RSBB Kelapadua,” kata Kepala Bidang Kesehatan dan Jasmani (Kabid Kesjas) Korbrimob Polri, Kombes Pol. dr. Bambang Wiji Asmoro, M.Han kepada media di Jakarta.
Lokasi Kemiri Muka sekitar 5,5 Km dari Markas Komando, tempat RSBB berlokasi di Kelapadua.
Disebutkan, Subuh pekan lalu (8/4/25) RSBB juga menerima kontak darurat yang sama, 0811 1082 2324, jaraknya sekitar 2,5 Km. Waktu itu, angkot mengalami kecelakaan lalu lintas (KLL) tunggal di sekitaran flyoffer Depok. Siang harinya ketiga korban (sopir dan dua penumpangnya) sudah dijemput keluarga masing-masing.
Kali ini pasien stroke, Ny. I (55), yang diperkirakan sudah cukup lama menderita stroke. Bambang menjelaskan, malam itu piket RSBB dikontak oleh masyarakat. Setelah pengecekan seperlunya, ambulan dengan pengemudi Bharada Abel Satria bersama personel meluncur ke lokasi di Kemiri Muka, Beji.
Atas izin keluarga, dari rumah yang berlokasi di gang sempit, pasien dibawa menggunakan stretcher ke ambulan. “Jelang tengah malam kita angkut. Pasien ditangani langsung oleh dr. Rayi dan perawat jaga Bharada Tegar,” ungkap Bambang.
RSBB Kelapadua, Depok (Selatan – Timur Jakarta) sudah cukup dikenal oleh masyarakat umum. Setiap hari selain melayani pasien Brimob Polri, RSBB juga melayani masyarakat umum. Letaknya di tepi jalan M. Jasin di deret muka Mako Brimob Kelapadua.
Bambang belum dua pekan dipromosi dari Komandan Resimen Gegana Pasukan Brimob II Kalimantan ke Bidkesjas Korbrimob Polri. Keberadaan RSBB Kelapadua, di tengah-tengah masyarakat, menurut Bambang memang dituntut selalu tanggap dengan keadaan masyarakat, terutama masyarakat sekitarannya.
Hal tersebut sebagai bentuk pengabdian Brimob kepada masyarakat sesuai dengan identitasnya sebagai prajurit Bhayangkara. Kesadaraan demikian ini selalu dihidup-hidupkan oleh Dankorbrimob Komjen Pol. Drs. Imam Widodo, M.Han dan juga merupakan perwujudan secara nyata dari Program Presisi Polri.(adi/sul).



