
Bekasi, koranpelita.co – Posko Kolaborasi Arus Mudik 2025 di Mako Damkar Cikarang Barat menjadi tempat istirahat darurat bagi sejumlah pemudik yang mengalami kecelakaan atau kondisi darurat selama perjalanan. Dua kejadian terbaru melibatkan seorang pasangan pemudik dari Bandung dan seorang pedagang somay asal Sasak Bakar Tambelang, Kabupaten Bekasi. Jam 1.30 Pagi, Sabtu, 5 Maret 2025.
Budi dan pasangannya, pemudik asal Bandung yang menuju Jakarta, terpaksa berhenti setelah terjatuh dari sepeda motor. Keduanya mengalami luka-luka dan mendapat pertolongan pertama di posko kolaborasi arus balik dan arus mudik 2025.
“Alhamdulillah, lukanya diobati, dapat teh hangat gratis, dan bisa istirahat nyaman di tenda sebelum melanjutkan perjalanan,”* ujar Budi, mengucapkan terima kasih kepada relawan.
Sementara itu, seorang pedagang somay warga Sasak Bakar Tambelang tiba-tiba terjatuh akibat vertigo yang kambuh. Ia dibantu sejumlah relawan gabungan dan dibawa ke posko. Setelah diperiksa, tensinya mencapai 140/92, sehingga disarankan beristirahat.
Saya tiba-tiba pusing, gemetar, lalu jatuh. Di sini dapat nasi, kuah sop, dan teh hangat. Setelah dua jam istirahat, kondisi membaik,”ujarnya sebelum melanjutkan perjalanan pulang pukul 02.30 WIB.
Joko Susesono, relawan dari Organisasi Kelurahan Telaga Asih (KATANA), sempat menawarkan pengawalan untuk memastikan pedagang tersebut pulang dengan selamat. Namun, sang pedagang menolak karena sudah merasa pulih.
*”Mungkin sebelumnya hanya makan nasi goreng saat sore, lalu berkeliling hingga jam 2 pagi. Kami beri makan dan sarankan istirahat cukup sampai akhirnya dia bisa melanjutkan perjalanan,”jelas Joko.
Posko mudik ini menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari tenda, makanan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis, menjadi tempat penting bagi pemudik yang membutuhkan bantuan selama arus mudik Lebaran 2025. (Hrs).


