Pj. Gubernur Banten MUI Provinsi Banten Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Dalam Pembangunan

Banten,koranpelta.co  – Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan Provinsi Banten. Mewujudkan Provinsi Banten sebagai wilayah yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur.

Hal itu diungkap A Damenta pada Tasyakuran dan Silaturahim MUI Provinsi Banten di Gapura Indra Function Hall, Jl Raya Banten Km. 4, Kasemen, Kota Serang, Kamis (9/1/2025).

“Selamat dan apresiasi atas capaian MUI Provinsi Banten sebagai MUI Provinsi Terbaik se-Indonesia,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, A Damenta mengajak MUI Provinsi Banten untuk tingkatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan Provinsi Banten. MUI memiliki peran besar dalam mengarahkan Provinsi Banten sebagai wilayah yang maju.

BACA JUGA:  Polda Banten Ucapkan Selamat HUT ke-74 Grup 1 Kopassus

“Turut memberikan masukan penyelesaian masalah yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak MUI Provinsi Banten berkolaborasi untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan di kalangan remaja. Mengarahkan potensi remaja melalui pendidikan.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan sinergi dan kolaborasi ulama dan umaro dalam mewujudkan Provinsi Banten yang sejahtera,” pungkas Damenta.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto juga ucapkan selamat dan apresiasi atas capaian sebagai MUI Provinsi Terbaik se-Indonesia.

Menurutnya, MUI memiliki peran sentral dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat.

Sementara, Ketua MUI Provinsi Banten A Bazari Syam mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk tasyakuran kepada Allah SWT. Bahwa MUI Provinsi Banten ditetapkan sebagai MUI Provinsi Terbaik se-Indonesia.

BACA JUGA:  Direktur P3S, Jerry Massie : PSI Akan Bubar di 2029

“Merupakan kerja bersama pengurus Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga Kecamatan. Juga hasil kerja para pengurus terdahulu,” ungkapnya.

Dikatakan, kegiatan yang dilaksanakan mengangkat tema “Optimalisasi peran ulama sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah di tengah isu kontemporer.” (*/sul).