Forum Peduli Kadin Kota Bekasi Unjuk Rasa, Minta Pemerintah Awasi Aktivitas Diduga Pemecah Belah

Forum Peduli Kadin Kota Bekasi saat menggelar aksi demo.

Kota Bekasi, koranpelita.co – Forum Peduli Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Bekasi, dengan masa aksi ratusan peserta demo menggelar unjuk rasa menyampaikan aspirasi mendorong pemerintah untuk tidak memberikan ruang bagi pihak yang diduga memecah belah dunia usaha.

Koordinator aksi M Fajar Waryono mengatakan,  Forum peduli Kadin meminta kepada Wali Kota Bekasi,  PJ Raden Gani Muhammad, untuk menandatangani MOU (Memorandum of Understanding) di depan gedung Pemerintahan Kota Bekasi, Jawa Barat, namun sangat disesalkan Wali Kota Bekasi belum dapat menemuinya.

“Kami akan terus duduk dan berdiri untuk mengawal hal tersebut serta sepakat dengan kawan-kawan, akan terus menunggu untuk bertemu Wali Kota Bekasi PJ Raden Gani Muhammad,” kata Koordinator aksi, M Fajar Waryono. Senin (13/01/2025).

Lanjutnya, Aksi demo ini merupakan bagian dari kemaslahatan orang banyak oleh karna itu akan tetap di perjuangkan

BACA JUGA:  Desa Muktijaya Tetapkan Panitia Pengisian BPD, Tahapan Pemilihan Resmi Dimulai

“Maka dari itu, kami tidak akan pernah mundur dan kami akan terus di sini sampai pihak PJ Raden Gani Muhammad menemui kami dengan membuat kesepakatan,” lanjutnya.

Selanjutnya ia mengatakan, Gedung pemerintahan ini, adalah hasil dari pajak rakyat Kota Bekasi, ia dan kawan-kawan meminta agar dipertemukan oleh pejabat Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan MOU.

“Jadi, kami meminta kepada Pemkot Bekasi untuk memenuhi segala tuntutan kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, untuk menyikapi dunia usaha di Jawa Barat, perannya sangat vital, bahwa baru baru ini beredar kabar tentang adanya pihak-pihak yang bertujuan untuk memecah belah dunia usaha, maka dari itu forum Peduli Kadin akan terus melakukan aksi unjuk rasa untuk hingga mencapai tujuan.

BACA JUGA:  Penanganan Laporan Warga Dinilai Lamban, Kinerja Polresta Cianjur Disorot

“Kami menyatakan sikap keras terhadap Pemerintah Kota Bekasi dan Kapolres Metro Bekasi Kota, untuk tidak memberikan peluang kepada para oknum yang mencoba memecah belah Dunia usaha,” tegasnya.

Kemudian, Aksi unjuk rasa menyampaikan tuntutan yaitu :

1. Mendorong Pemerintah untuk tidak memberikan ruang bagi pihak yang memecah belah Dunia usaha

2. Menolak segala bentuk aktivitas dan kegiatan dalam bentuk musyawarah provinsi Jawa barat yang dibuat oleh pemecah belah tersebut

3. Menuntut kepada Kapolres metro Bekasi kota untuk tidak memberikan ijin segala bentuk kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak pemecah belah tersebut

4. Menjamin keberlanjutan investasi dan pembangunan ekonomi Jawa barat

“Kami menyampaikan aspirasi kawan-kawan semuanya dan sepakat bahwa akan menunggu perwakilan dari pejabat Pemerintah Kota Bekasi mengenai musyawarah wilayah yang akan diadakan di Kota Bekasi,” terangnya.

BACA JUGA:  Penanganan Laporan Warga Dinilai Lamban, Kinerja Polresta Cianjur Disorot

Kemudian, Kordinator aksi menyampaikan seruan kepada massa bubar dengan tertib.

“kita santai, kita sambil menikmati, kita yang tetap evaluasi, kita akan turun kembali di hari Rabu nanti.”

“Kita akan pastikan pada aksi yang kedua masa yang kita akan bawa lebih banyak dari ini, agar aspirasi kita didengarkan secara langsung, mari kawan-kawan kita datang dengan tertib maka pulang dengan tertib. pungkasnya. (D.Z).