Demak, KORANPELITA.CO – Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 Rifa’iyah Kabupaten Demak diselenggarakan dengan tema “Bersatu untuk Kejayaan Bangsa” menjadi momentum bersejarah bagi organisasi tersebut, di Pendopo Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024).
Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Musda ini, Ia pun menyambut baik dan berharap ke depan bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Demak.
“Semoga program-program yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Demak, khususnya jamaah Rifa’iyah,” ucap Bupati.
Eisti’anah juga mengungkapkan bahwa Musda ini merupakan kesempatan untuk kembali memilih kepengurusan dan menyusun program yang sinergis dengan Pemda.
“Sekali lagi kami ucapkan selamat bagi pengurus baru dan semoga program-programnya bisa berkolaborasi dengan Pemkab Demak,” tambahnya.
Selama ini, lanjut Bupati, Jemaah Rifa’iyah belum pernah berkomunikasi dengan pemerintah daerah secara langsung, dan kegiatan seperti ini biasanya diadakan di tingkat kecamatan. Namun, kami dari Pemkab akan membuka diri dan saling bahu-membahu membantu.
Pimpinan Pusat Rifa’iyah, Prof. Mukhlisin Muzaeri, mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemda Demak yang memberikan fasilitas untuk Musda PD Rifa’iyah ke-7 ini. Ia berharap kerjasama antara Rifa’iyah dan Pemda akan semakin solid.
“Pertama membangun kesolidan antara Ulama dan Umaro di mana menyangkut kerohanian ulama dan ekonomi adalah tanggung jawab Pemkab. Dengan sinergi yang baik, masyarakat Demak akan menjadi lebih baik dan sejahtera,” kata Mukhlisin.
Musda ini juga menetapkan KH. Suprayitno dari Wonosalam sebagai Ketua Dewan Syuro dan Ali Rahmadin dari Gajah sebagai Ketua PD Kabupaten. Rifa’iyah sendiri merupakan organisasi santri yang didirikan oleh KH. Syekh Ahmad Rifa’i pada abad ke-18.
Organisasi ini masih eksis hingga kini, dengan pelaksanaan Musda setiap lima tahun sekali untuk mengevaluasi dan membangun semangat dalam melanjutkan organisasi. Saat ini, anggota jamaah Rifa’iyah di Demak berjumlah sekitar 5.000 orang yang tersebar di berbagai kecamatan seperti Gajah, Wonosalam, Dempet, dan Demak Kota. (nungki)



