Sudah 100 Persen ASN Pemkab Cianjur Menyalurkan ZIS Melalui Baznas

Ketua Baznas Kab Cianjur H Tata API bersama jajaran pengurus dan Ketua PWI Kan Cianjur Ahmad FIkri.

Cianjur, koranpelita co – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, sudah 100 persen menyalurkan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) melalui Baznas (Badan Amil Zakat Nasional).

Hal itu, dikemukakan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur, H. Tata, A.Pi., MM, saat sosialisasi penghimpunan dan pendistribusian ZIS di Aula BAZNAS Kabupaten Cianjur, Selasa (18/05/2024).

Menurutnya, ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Cianjur dari para ASN di lingkungan Pemkab Cianjur rata-rata mencapai Rp260 juta, atau sudah 100%.

Sebagian besar dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Begitu juga ASN lingkup Kemenag Kabupaten Cianjur, sudah 100% menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS, besarnya rata-rata sekitar Rp240 juta/bulan.

BACA JUGA:  Expert Goes to School, Terobosan Diskominfo Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja

BACA JUGA : Nurcholish Madjid Terima Lifetime Achievement Award IKALUIN Jakarta Award 2024, Begini Kata Kang Ace

Dalam sosialisasi itu, H. Tata didampingi Wakil Ketua I BAZNAS Cianjur KH. Aden Ali Abdulloh, M.Pd.I., Wakil Ketua III H. Muhamad Ichsan, SE, Wakil Ketua IV H. Hilman Saukani, M.Pd.I., dan Kabag SDM H. Ahmad Fathoni Rozy serta Ketua PWI Kabupaten Cianjur Ahmad Fikri.

Dikatakan H Tata penvapaian hingga 100 persen ASN menyalurkan ZISnya melakui Baznas, selain karena adanya Peraturan Bupati (Perbup) Cianjur No. 64 Tahun 2020, yang mewajibkan para ASN lingkup Pemkab Cianjur menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur, juga karena memang tingginya kesadaran para ASN untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS.

BACA JUGA:  Pemkot  dan Kejari Kota Tangsel Teken Kerja Sama Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

“Umat Islam Cianjur pun saat ini semakin menaruh kepercayaan yang tinggi untuk menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS,” ungkapnya.

Menurutnya pula itu terlihat dari jumlah dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Cianjur yang dari tahun ke tahun terus meningkat, sehingga kami pada 2024 ini mentargetkan penghimpunan dana ZIS sebesar Rp32 miliar.

“Namun perlu dipahami semua pihak, bila target tersebut tercapai, tidak berarti di BAZNAS Cianjur ada dana sebesar Rp32 miliar,” katanya.

“Mohon jangan ada anggapan, wahhh BAZNAS Cianjur punya dana Rp32 miliar! Tidak begitu,” lanjutnya.

Sebab dana ZIS yang dihimpun oleh sekitar 5.600 UPZ di Kabupaten Cianjur, yang sebagian besar UPZ DKM dan RW, sebanyak 70% didistribusikan oleh UPZ setempat kepada yang berhak menerimanya yang ada di lingkungan UPZ bersangkutan.

BACA JUGA:  Gerakan Bersih Diskominfosantik

“Ini untuk pemerataan pendistribusian ZIS. Sedangkan 30% lagi disetorkan ke BAZNAS Kabupaten Cianjur,” ucapnya (Mam).