
Cianjur, koranpelita.co – Gonjang-ganjing perseteruan Bupati Cianjur Herman Suherman dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Cecep S Alamsyah, akhirnya islah.
Acara islah antara Bupati Cianjur Herman Suherman dengan Sekda Cecep S Alamsyah, berlangsung Jumat 2 Mei 2024 sekitar pukul 14.00 WIB disaksikan para kepala SKPD pembuat petisi.
Islahnya kedua pejabat penting di tubuh Pemkab Cianjur itu, setelah didamaikan Sekda Jawa Barat Herman Suryatman dan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Muhammad.
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menyebutkan bahwa Pemprov Jabar melalui Sekda Herman Suryatman, telah mempertemukan Bupati Cianjur Herman Suherman dan Sekda Cianjur Cecep Alamsyah, dan keduanya sepakat untuk islah demi pembangunan Kabupaten Cianjur.
“Keduanya sepakat untuk islah dan akan bekerja sama,” kata Bey di Bandung, Kamis.
Bey mengatakan Sekda Cianjur juga berkomitmen akan mendukung Bupati Cianjur hingga masa jabatan berakhir.
Kedua pejabat yang sama-sama berasal dari Cugenang Cianjur dan konon masih ada kaitan saudara itu, sudah berlangsung agak lama, sehingga hubungan keduanya tidak harmonis.
Klimaksnya sekitar 22 kepala satuan perangkat daerah (SKPD) membuat petisi menuntut agar Sekda Cianjur Cecep S Alamsyah mundur dari jabatan Sekda.
Munculnya surat petisi agar Sekda Cianjur Cecep S Alamsyah mundur diduga didorong atau dipinjam tangan oleh Bupati Cianjur Herman Suherman.
Setelah surat petisi itu, diserahkan kepada Sekda Cecep S Alamsyah dengan serta merta Herma Suherman pun meminta agar Sekda Cecep Alamsyah mundur dari jabatan Sekda.
Gonjang-ganjing perseteruan Bupati Cianjur Herman dengan Sekda Cecep S Alamsyah yang sempat viral dan kini keduanya telah islah (Mam).


