Cianjur, koranpelita.co – Sebanyak 190 warga masyarakat korban gempa bumi Cianjur,Jawa Barat, menerima hunian tetap (Huntap) dari Pemerintah Pusat.
Huntap diserahkan Bupati Cianjur Herman Suherman dengan serah terima kunci hunian tetap (Huntap) relokasi tahap ke 3 dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR).
Huntap selanjutnya oleh Bupati Cianjur Herman Suherman, dibagikan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi yang berada di zona merah di Cugenang dan Cianjur, Kamis, 22 Februari 2024.
Huntap yang dibagikan kepada warga masyarakat sebanyak 190 rumah yang berlokasi di Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur.
Dalam kesempatan itu, Bupati Cianjur Herman Suherman atas nama warga dan Pemkab Cianjur, mengucapkan terimakasih terhadap pemerintah pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian PUTR.
“Kedua lembaga itu, yang selama ini telah membangun perumahan untuk korban bencana gempa bumi, pemberian hunian ini sesuatu yang harus disyukuri dan tentunya itu harus benar – benar dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” katanya.
Bupati Cianjur berpesan kepada para penerima hunian tersebut agar ditempati, dirawat atau dipelihara dengan sebaik – baiknya, dan bisa betah dan juga jangan sampai di jual belikan.
“Termasuk juga segera dibentuk Rukun Warga (RT), RW- nya sekaligus juga bentuk pengurus DKM masjidnya,” harapnya.
Rumah relokasi tahap 3 ini, sebanyak 190 hunian type T-36/75M2 dengan fasilitas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur dan 1 ruang keluarga,
Total biaya pembangunannya sebesar Rp70.073.818.000,- dengan fasilitas yang di bangun diantaranya : Rumah Hunian, Jalan lingkungan, akses kawasan permukiman, drainase.
Kemudian penerangan jalan umum, fasum dan fasos (balai warga mesjid, dan pos jaga) ruang terbuka/taman, distribusi air bersih, sumur dangkal dan torrent, pagar kawasan.
“Kita doakan juga bagi 40 ribu warga yang masuk tahap 4 agar bisa segera menerima pencairan bantuan pemerintah untuk membangun dan memperbaiki rumahnya yang rusak akibat gempa bumi tahun 2022 yang lalu,” ucap Bupati Cianjur Herman Suherman (Mam).



