Lampung, Koranpelita.co – Pemerintah Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Perdana menyalurkan bantuan beras Tahap Pertama kepada Masyarakat miskin Jum’at ( 26/01/2024 ) di Kantor Kampung Kuripan.
Penyaluran bantuan pangan cadangan beras tahap awal atau perdana tahun 2024 ini, diberikan kepada 719 Keluarga penerima manfaat ( KPM ).

Bantuan pangan cadangan beras dari pemerintah dalam penyalurannya berjalan lancar, tertib dan aman. Setiap KPM menerima bantuan pangan cadangan beras pemerintah sebanyak 10 Kilogram.
Acara penyaluran beras tersebut dihadiri oleh , Abdullah, S. IP selaku Kepala Kampung Kuripan.
BACA JUGA : Warga Kampung Padang Ratu Kini Miliki Puskesmas Baru
Kepala Kampung Kuripan Abdullah, S. Ip saat di mintai tanggapannya terkait bantuan beras tersebut, ia mengatakan terima kasih kepada pihak pemerintah baik daerah maupun pusat yang telah memberikan bantuan pangan berupa beras kepada warga miskin.
Karna menurutnya dengan adanya bantuan beras ini warga merasa terbantu dan dalam.penyalurannya juga bener – bener tepat sasaran.
Dan para penerima beras ini telah ada nama yang bersangkutan dan tertera di blangkot , dan alhamdulillah , untuk Kampung Kuripan mendapatkan penambahan KPM sebanyak, 154 KPM.
“Pada tahun 2023 yang lalu Kampung Kuripan hanya mendapatkan , 565 KPM berati punya tambahan 154 KPM baru,” kata Abdullah, S.Ip yang di dampingi oleh Kasi Kesra Kampung.
Dan dirinya berharap agar bantuan seperti ini agar berkesinambungan dan berkelanjutan.
Saniyem salah seorang penerima bantuan beras saat di wawancarai koran pelita.co. ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah melalui kepala kampung dan jajaran, sehingga dirinya terdaftar dan masuk dalam Daftar keluarga Penerima manfaat , karna bantuan beras ini sangat bermanfaat sekali buat kami warga miskin.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu kami, karena kami ini yang sehariannya sebagai pekerja ( BHL ) buruh harian lepas, tidak punya penghasilan tetap apa lagi memasuki awal tahun 2024 ini, ekonomi sangat sulit diwarung saja harga beras per kilonya 15. Ribu,” jelas Saniyem yang di amini oleh Parno warga setempat. (Mansur/Subari).



