Jakarta, koranpelita.co – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, mengatakan, usulan Biaya Penyelenggaraan Haji (BPIH) tahun 2024 yang disampaikan Menteri Agama sebesar Rp 105.095.032.- masih akan dikaji Komisi VIII DPR RI.
Menurut Kang Ace begitu Tubagus Ace Hasan Syadzily akrab disapa, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini jauh lebih besar yaitu Rp90 juta.
“Kami akan mendalami dan bahas di Komisi VIII DPR RI dalam Panitia Kerja (Panja) BPIH. Angka Rp 105.095.031,- ini juga akan dibahas proporsinya, yaitu berapa yang akan dibayar langsung jamaah atau BPIH dan diambil dari nilai manfaat yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” katanya di Jakarta, Selasa (14/11/2023).
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Batat itu menegaskan, pihaknya akan telisik dimana letak kenaikan biaya yang diusulkan Kementerian Agama RI. “Apa saja komponen biaya Haji yang mengalami kenaikan? Apa saja biaya yang mengalami kenaikan itu, baik di Arab Saudi maupun layanan dalam negeri,” ujarnya.
BACA JUGA : Kang Ace : Negara Harus Hadir Selesaikan Masalah Sosial
Disebutkan Kang Ace, pada prinsipnya, Komisi VIII DPR RI akan berusaha jangan sampai biaya haji yang dibayar jamaah tahun depan tidak terlalu jauh kenaikannya dibanding tahun sebelumnya.
“Kami juga harus memperhatikan aspek keadilan dalam menggunakan nilai manfaat dan mengedepankan kemampuan jamaah atau istitha’ah,” sambungnya.
Kang Ace berharap pelayanan haji tahun depan bisa jauh lebih baik. Sehingga para jamaah bisa semakin nyaman dan khusuk dalam beribadahnya.
“Tentu kami ingin mendorong agar pelayanan jamaah dan fasilitas untuk haji tahun depan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya (Mam).
- Jelang Ke Tanah Suci, Tri Adhianto Jalani Manasik Haji Bersama Istri - 19/04/2026
- Pengukuhan Pengurus 2025–2030, MUI Jabar Tegaskan Persatuan Umat - 19/04/2026
- Wakapolda Metro Jaya Bersama Kapolres Metro Bekasi Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan di Muara Gembong untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional - 18/04/2026



