Wagub Jambi Sebut Musik Dangdut Sudah Jadi Identitas  Bangsa Indonesia

Wagub Sani saat membuka Grand Final 32 Liga Dangdut Community tingkat Provinsi Jambi.

Jambi,koranpelita.co – Wakil Gubernur Jambi H Abdullah Sani  mengatakan musik dangdut merupakan salah satu genre musik tradisional Indonesia yang fenomenal secara nasional, yang mampu adaptif dengan mengangkat fenomena kehidupan sosial multikultural masyarakat kebudayaan yang beragam menjadi sebuah karya seni.

Lirik lagu dangdut is the Music of My Country karya Project Pop, menjadi salah satu penguat bahwa musik dangdut tidak hanya sekedar hiburan semata, namun menjadi identitas bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan Wagub saat pembukaan Grand Final 32 Liga Dangdut Community Tingkat Provinsi Jambi, bertempat di Pelataran Gedung Persani Kota Baru, Kota Jambi, Jumat (25/8/2023) malam.

Mengapresiasi yang tinggi dan berterima kasih kepada segenap jajaran pengurus Jambi Dangdut Community serta panitia pelaksana yang telah menginisiasi penyelenggaraan acara Liga Dangdut Tingkat Provinsi Jambi ini.

“Apalagi ajang ini dilaksanakan dibulan Agustus, saat Indonesia sedang semarak merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kehadiran ajang dangdut ini dapat dimaknai sebagai pemersatu sekaligus membangkitkan rasa nasionalisme kita,”tandasnya.

BACA JUGA : Rhoma Irama dan Ridho Rhoma Ramaikan Peringatan HUT Kemerdekaan ke- 78 RI di Provinsi Jambi

BACA JUGA:  MTQ Tingkat Kecamatan Cikarang Barat 2026 Diikuti 66 Peserta, Camat Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

Wagub Sani menjelaskan, di era globalisasi saat ini mengakibatkan arus transformasi kebudayaan begitu mudah dan cepat, termasuk di Indonesia , sehingga diperlukan adanya perhatian serta upaya-upaya dari segala unsur terkait, pemerintah beserta masyarakat untuk menjaga, menghargai serta melestarikan kebudayaan dan kesenian daerah dan nasional peninggalan leluhur masyarakat Indonesia, termasuk musik dangdut, agar tetap eksis ditengah arus globalisasi, sehingga dapat dinikmati dari generasi ke generasi seterusnya.

Wagub Sani berharap, kepada generasi muda, selain menjadi liga dalam pencarian bakat untuk mencari dan mencetak generasi potensial dalam bidang seni dangdut, juga mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam melestarikan budaya dangdut Indonesia. “Semoga melalui liga dangdut Tingkat Provinsi Jambi ini akan melahirkan penyanyi dangdut dari Provinsi Jambi, yang tidak hanya dikenal secara nasional, bahkan hingga ke kancah internasional, dengan membawa misi diplomasi multitrack seni budaya bangsa,” harap Wagub Sani.

Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengajak seluruh yang hadir untuk tidak hanya menyayikan dan mendengarkan alunan irama lagunya namun dapat memaknai dan memahami nilai-nilai positif yang terkandung didalamnya.

BACA JUGA:  Sambut Investor, Gubernur Banten Sebut Stok Kebutuhan Listrik Melimpah

”Saya mengajak seluruh peserta dan hadirin semua, untuk tidak hanya menyanyikan dan mendengarkan alunan irama lagunya, namun juga dapat memaknai dan memahami nilai-nilai positif yang terkandung didalam lirik lagu. Sehingga akan meningkatkan kecintaan terhadap musik dangdut, seni budaya bangsa,” ajak Wagub Sani.

“Kepada seluruh peserta, teruslah berkontribusi dalam melestarikan seni musik dangdut bagi kemajuan seni budaya daerah dan nasional, jadilah yang terbaik bagi daerah dan bangsa yang kita cintai ini,” papar Wagub Sani.

BACA JUGA : Gubernur Al Haris Resmikan  Desa Wisata Dewi Rebung KAB Muaro Jambi

Sementara itu, Ketua penyelenggara Liga Dangdut Tingkat Provinsi Jambi Abdul Hakim menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran juri yang didatangkan dari Jakarta.

“Kali ini kami sengaja mendatangkan juri dari Jakarta, pelaksanaan liga dangdut sudah dimulai dari tanggal 10 Agustus 2023 kemarin, dilaksanakan di Gedung Jambi TV, sampai saat ini masih berlangsung, tinggal 32 yang masuk final,” ujar Abdul Hakim.

BACA JUGA:  Evaluasi Capaian PAD, Wakil Wali Kota Tangerang Sebut Harus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

“Disini kami sangat mengharapkan impikan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Jambi, selama ini kami merasa berjalan sendiri, tanpa bantuan dan dorongan dari Pemerintah daerah, tolong juga kami dianggarkan di SKPD untuk kami berjuang di liga dangdut di Jakarta, sudah ada dua putra-putri asal Jambi masuk final di Jakarta, Ayudia dan Jambi Hari, tapi kita kurang sponsor. Untuk kedepannya mari bersama kita bantu putra-putri Jambi yang masuk final dengan berbagai cara, poling SMS dan lain sebagainya,” harap Abdul Hakim.(zal).