Lantik Pengurus 7 Kecamatan, Firmansyah Targetkan TRK Sampai Tingkat Jabar

Bekasi, koranpelita.co – Team Relawan Kesehatan (TRK) resmi melantik pengurus TRK tingkat kecamatan Masa Khidmat 2023-2026. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna – Komplek Pendidikan SMK Karya Pembaharuan, Minggu (25/06/2023) siang.

Pelantikan yang mengangkat tema “Semangat Kebersamaan dalam Menggapai Ruang Strategis Agar Terbentuknya Relawan yang Berintegritas, Loyalitas dan Berkesinambungan”. Dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 034/SK/TRK-II/A-1/6/2023 tentang Susunan Pengurus Team Relawan Kesehatan, Tingkat Kecamatan,  Kabupaten Bekasi, Masa Khidmat 2023-2026.

Ketua TRK Kabupaten Bekasi, Nemin Haryanto, mengatakan bahwa pelantikan dilakukan kepada pengurus TRK di 7 kecamatan di Kabupaten Bekasi, di antaranya adalah Kecamatan Cabangbungin, Tambun Selatan, Cikarang Barat, dan Tarumajaya.

Dalam sambutannya, Nemin mengingatkan, bahwa bergabung dengan TRK artinya harus siap mewakafkan diri untuk kegiatan sosial kemasyarakatan di bidang kesehatan.

BACA JUGA : Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat, Pankesmas Setu bersama RS Mitra Medika Narom Gelar Baksos

“Pergerakan kita tulus untuk membantu, mendampingi masyarakat di bidang kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Nemin, TRK merupakan tim penggerak dari YRKI atau Yayasan Relawan Kesehatan Indonesia sebagai lembaga yang dibentuk untuk menaungi relawan TRK.

“Jadi legalitas kita itu jelas, dan saat ini pun TRK telah bekerjasama dengan sekitar 15 rumah sakit di Kabupaten Bekasi guna memudahkan proses pendampingan pasien,” ujarnya.

Terkait legalitas ini ditegaskan pula oleh Kepala Yayasan Relawan Kesehatan Indonesia (YRKI), Firmansyah.

Menurutnya, relawan TRK tidak perlu khawatir menghadapi kendala di lapangan. “Jadi legalitas kita sudah jelas, terdaftar di Kesbangpol,” ucap Firmansyah yang juga merupakan caleg di Dapil 6 dari Partai Nasdem dengan nomor urut 6 itu.

Data diri relawan TRK, disebutnya, harus jelas untuk menghindari oknum-oknum yang mengaku sebagai anggota TRK.

“Sekarang itu sudah ada yang mengaku-ngaku relawan TRK, mereka buat tanda pengenal palsu. Maka dari itu, pihak rumah sakit kini sudah kita berikan akses apakah benar temen- temen merupakan relawan TRK,” ungkapnya.

Saya tidak mau ada oknum yang merusak nama baik TRK,” tambahnya menekankan. 

Ke depannya, para pengurus TRK yang sudah dilantik akan mengikuti Bimtek relawan.

“Tahun kemarin kita gelar 4 kali bimtek, Insya Allah kita adakan lagi pasca Pemilu,” imbuhnya.

Selain itu, Firmansyah pengembangan TRK akan terus dilakukan.

“Kami targetkan TRK ini bisa dikembangkan hingga ke tingkat Jawa Barat (Jabar), dengan membentuk jaringan relawan TRK di kabupaten/kota lain,” pungkasnya. (Godem).