Pemprov Banten Gelar Bazar Murah Ramadhan

Banten,koranpelita.co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, melalui Bazar Murah Ramadan, Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Harga barang kebutuhan pokok yang ditawarkan lebih murah dari harga pasar.

Hal itu diungkap oleh Al Muktabar saat menghadiri Bazar Murah Ramadan yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten di Halaman Masjid Raya Al Bantani Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (14/4/2023).

“Ada sekitar 45 vendor barang kebutuhan pokok seperti minyak, gula, daging, cabai, bawang, telur serta dari berbagai vendor lainnya. Dari 45 vendor itu, ada 140 meja dan 14 tenda kerucut semua komoditi,” kata Al Muktabar.

BACA JUGA:  Terminal 2F Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soetta -Hatta  Mulai 1 Juli 2026

Dijelaskan, Bazar Ramadan ini merupakan ukuran kita untuk melihat stabilitas harga di pasaran dalam kondisi terkendali dengan baik. Jika pun ada lonjakan harga yang cukup tinggi, Pemprov sudah siap melakukan intervensi dengan Operasi Pasar (OP).

“Kita akan terus menjaga antara demand dan supply itu stabil, agar semuanya terjaga dengan baik. Termasuk angka inflasi kita yang sampai saat ini masih berada di urutan 5 besar Nasional yang harus terus kita jaga,” katanya.

BACA JUGA : Buka Bazar Ramadan di Pamulang Langkah Pemkot Tangsel Kendalikan Inflasi

Bapak Presiden, lanjutnya, pada saat berkunjung ke Provinsi Banten beberapa waktu lalu juga menekankan stabilitas harga. Beliau juga melihat dan mengecek langsung harga-harga kebutuhan pokok di pasaran.

BACA JUGA:  Viral Bus Rute Cilegon-Cikande Angkut Penumpang di Bagasi, Direspon Polda Banten

“Saya laporkan bahwasannya angka inflasi kita cukup terkendali. Memang ada beberapa komoditi yang naik, tapi langsung kita lakukan intervensi baik dari Kabupaten/Kota maupun Provinsi yang terus menggiatkan itu,” jelasnya.

Yang terpenting adalah, lanjut Al Muktabar, Pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai hal, apalagi menjelang Lebaran seperti ini.

“Sebisa mungkin kita meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disperindag Provinsi Banten Babar Suharso menambahkan, sampai saat ini berdasarkan pantauan yang dilakukannya kepada sejumlah pasar di delapan Kabupaten dan Kota untuk harga kebutuhan pokok masih stabil, tidak ada lonjakan harga dan secara stok juga aman.

“Kita juga terus menggiatkan gerakan pasar murah yang tersebar di delapan daerah,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Buka Peparpeda IX 2026, Atlet Paralimpik Generasi Hebat dan Inspiratif

Pada bazar murah ini, diberikan juga paket bantuan sembako kepada 50 warga dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten. (*/sam).