Turki Terus Tingkatkan Kerjasama Dengan Brunei Darussalam

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) dan Sultan Hassanal Bolkiah (kiri) saat konferensi pers bersama di kota Ankara, Turki, Selasa (02/03). (Foto dok. trtworld.com)

ANKARA TURKI, koranpelita.co – Turki dan Brunei Darussalam telah menegaskan kembali tekad untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, termasuk produksi energi dan pangan.

Keterangan dari www.trtworld.com, pada Kamis (09/03/2023), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terima kunjungan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei, menyampaikan konferensi pers bersama di ibu kota Ankara pada hari Selasa (02/03) lalu, setelah para pemimpin mengadakan pertemuan empat mata dan berbicara dengan delegasi mereka di kompleks kepresidenan.

Erdogan mengatakan, dirinya membahas secara komprehensif hubungan bilateral dengan Sultan Bolkiah selama pertemuan mereka.

“Kami menegaskan kesepakatan untuk mengembangkan kerja sama bilateral. Kami bertukar pandangan tentang bidang investasi yang akan memperluas hubungan ekonomi dan perdagangan kami,” kata pemimpin Turki tersebut.

Dia juga menekankan bahwa pertemuan tersebut membahas potensi antara Turki dan negara Asia Tenggara untuk kerja sama di berbagai bidang seperti industri pertahanan, energi, pariwisata, kesehatan, keuangan Islam, dan produksi halal.

Palestina, Rohingya

Selain masalah bilateral, Erdogan dan Bolkiah juga membahas perkembangan global terkini dan isu-isu terkait ‘Palestina, Muslim Rohingya, dan Islamofobia’.

Dalam kesempatan tersebut Erdogan mengatakan mereka juga menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kerja sama di platform regional dan internasional seperti ASEAN dan OKI.

Sementara itu, Sultan Bolkiah menyampaikan belasungkawa terdalam kepada Turki dan rakyatnya atas gempa dahsyat yang mengguncang wilayah selatan negara itu pada 6 Februari lalu.

“Dari kejadian ini saya yakin dengan upaya pemerintah dan ketangguhan rakyat Turki, Turki akan bertahan dan bangkit lebih kuat,” ucap Sultan Bolkiah.

Hubungan bilateral antara Turkidan Brunei telah berkembang pesat sejak 2012. Dipenghujung acara Sultab Bolkiah menambahkan bahwa Brunei bermaksud untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pertahanan, perdagangan, dan ekonomi sambil mendorong lebih banyak pertukaran tenaga ahli. (red1)