Wali Kota Tangerang Minta OPD Optimalkan Sistem Drainase Dan Resapan Air 

Kota Tangerang,koranpelita.co – Wali Kota Tangerang, H. Arief R Wismansyah bersama para Camat dan Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meninjau sejumlah titik di Larangan yang rawan genangan serta melakukan pengecekan di sejumlah titik penampungan  antisipasi tingginya curah hujan akibat cuaca ekstrem tersebut,Kamis (5/1/2023).

Dalam tinjauannya, Wali Kota menyampaikan bahwa masih ada beberapa perbaikan yang perlu dibenahi guna mengoptimalkan sistem resapan air.

“Jika dirasa masih kurang ya saran saya agar ditambah lagi inletnya agar air yang masuk ke sumur retensi lebih banyak sehingga penyerapan juga bisa lebih besar.” ujar Wali Kota saat melakukan pengecekan kolam retensi di Taman Cipulir, Kelurahan Cipadu Jaya.

BACA JUGA:  Bakal Tempati Gedung Baru, Kajari Jakut Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat

Lebih lanjut, Wali Kota  juga melakukan pengecekan ground tank di salah satu fasilitas umum di Kelurahan Kreo Selatan yang juga merupakan salah satu titik rawan genangan.

“Pastikan penyerapannya optimal, kalau masih kurang ya berarti harus dibuatkan tempat penampungan air sementara, supaya air yang antri bisa parkir dulu sebelum diserap.” terang Wali Kota.

Selain sistem resapan air, Arief juga menekankan pentingnya normalisasi saluran air guna memaksimalkan sistem drainase dan jalur pembuangan air.

Wali Kota mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mengajak masyarakat membuat sumur resapan di rumah masing-masing guna membantu meminimalisir genangan air akibat curah hujan yang tinggi.

BACA JUGA:  Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci

“Mencegah banjir ini adalah tanggung jawab kita bersama karena itu minta tolong untuk membuang sampah pada tempatnya. Jangan malah membuang sampah sembarangan seperti di separator jalan apalagi di sungai atau saluran-saluran air,”pesanya.

Sebagai tambahan informasi, saat ini Kota Tangerang telah memiliki 1600 titik sumur biopori jumbo serta 2 kolam retensi di Taman Cipulir dan Cimone Permai. Dan direncanakan pada tahun 2023 ini akan dibangun 20 titik sumur resapan dan 50 biopori tambahan.(sam).

 

 

Admin
Latest posts by Admin (see all)