TTG Nusantara Ke-23 di Cirebon,Sepatan Timur Tangerang Tampilkan Inovasi BSF

Kabupaten Tangerang,koranpelita.co – Wakil Bupati Tangerang, H. Mad Romli menghadiri kegiatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara ke-23 yang digelar pada tanggal 18 – 21 Oktober 2022 di Hotel Aston Cirebon, Jabar.

Kegiatan TTG ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota dan propinsi seluruh Indonesia.

BACA JUGA : ICAO Puji Langkah Indonesia Pulihkan Industri Penerbangan

Pada kesempatan tersebut Wabup H. Mad Romli didampingi oleh Kadis DPMPD, Dadan Gandana mengunjungi stand TTG Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Kecamatan Sepatan Timur. Kali ini Kecamatan Sepatan Timur menampilkan inovasi Biokonversi Sampah Dengan Maggot Black Soldier Fly (BSF).

BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas

“Saya senang dan bangga, Alhamdulillah Kabupaten Tangerang bisa hadir pada event Teknologi Tepat Guna Nusantara ke-23 ini. Semoga apa yang kita tampilkan hari ini bisa manjadi referensi dan inspirasi bagi daerah lain, khususnya dalam hal penanganan sampah dengan memanfaatkan maggot,” kata H. Mad Romli, Rabu (19/10/2022).

Wabup H. Mad Romli juga berharap kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tangerang dapat terus berinovasi dalam mengembangan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan mudah serta terjangkau untuk kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat .

“Potensi lokal dimasing-masing kecamatan berbeda-beda. Untuk itu mari kembangkan teknologi tepat guna yang mudah, ramah lingkungan dan terjangkau sesuai dengan karakteristik wilayah dan masyarakatnya,” harap Wabup.

BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas

Sementara itu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H. Abdul Halim Iskandar, M. Pd dalam sambutan pembukaannya mengatakan pengembangan dan penggunaan pengembangan teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi dan pertanian masyarakat desa merupakan salah satu arah kebijakan pembangunan desa.

“Teknologi tepat guna menjadi variable penting bagi peningkatan produktifitas warga desa baik di sektor perekonomian pertanian, perikanan maupun peternakan,” ungkapnya.

H. Abdul Halim Iskandar juga mengajak para Gubernur, Bupati dan Walikota untuk memanfaatkan produk-produk dalam negeri hasil UMKM, Bundes sehingga pemulihan dan penguatan ekonomi nasional dapat lebih cepat tercapai. (sam).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas