Oleh : Prof. Dr. Pierre Suteki, S.H., M.Hum. Guru Besar Fakultas Hukum Undip Semarang
SEMARANG, koranpelita.co – Etika penegakan hukum berkeadilan meniscayakan penegakan hukum secara adil, perlakuan yang sama dan tidak diskriminatif terhadap setiap warga negara di hadapan hukum, dan menghindarkan penggunaan hukum secara salah sebagai alat kekuasaan dan bentuk-bentuk manipulasi hukum lainnya.
Adakah penyelenggaraan pemerintahan akhir-akhir ini mencerminkan etika kehidupan berbangsa itu? Dugaan kuat telah terjadi extrajudical killings, abuse of power, mal administrasi, SSK, tindakan aparat non presisi, diskresi yang diskriminatif. Inikah indikator bahwa proyek Industri Hukum di Indonesia tengah berlangsung yang secara gamblang berpotensi untuk “Melumpuhkan Hukum, Mematikan Demokrasi dan Melanggar HAM”. Adakah kemiripan kasus pembunuhan secara extrajudicial antara kasus Brigadir Joshua dengan kasus pembunuhan terhadap 6 anggota laskar FPI? Tabik! (red/Sumber: tintasiyasi.com)