DEMAK, koranpelita.co – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, takmir Masjid Agung Demak kembali mengelar tradisi Megengan.
Acara ini digelar Sabtu (2/4/2022), mulai sore sampai menjelang petang. Saat menjelang petang, Bupati Demak akan menabuh bedug diikuti pejabat lain sebagai tanda sudah mulai memasuki bulan Ramadhan.
Berbagai kesenian daerah mulai dari seni barong, tarian tradisional, hingga zippin ditampilkan dalam gelaran Megengan. Selain itu juga terdapat kuliner daerah yang berjejer di sepanjang Alun-alun Simpang Enam Kabupaten Demak hingga kawasan pecinan. Kuliner pasar khas Demak yang dijajakan diantaranya sate keong, lontong campur, lontong sayur, dan nasi goreng.
Acara tradisi Megengan tahun ini sangat meriah, setelah selama 2 tahun ini acara tersebut tidak digelar karena pandemi Covid-19.
Megengan adalah sebuah acara kirab budaya dan banyak pedagang yang menjajakan jajanan tradisional. Selain dipenuhi para pedagang makanan, diacara Magengan juga ada seni hiburan rakyat.
Tradisi ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga yang mengakulturasi budaya Islam dan Jawa. (red)



