Berikan Materi Wawasan Kebangsaan, Dandim 0509 Letkol Inf MH Ramadhan kunjungi SMK-SMP Dewantara

Bekasi, koranpelita.co – Dalam Rangka memberikan Materi Wawasan Kebangsaan, Dandim 0509 Letkol Inf MH Ramadhan kunjungi Para siswa di SMK-SMP Dewantara, beralamat Jl. Raya Sukamantri No.KM 01, Desa Sukaraya, Kec. Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Senin (18/4/2022).

Dandim Letkol Inf MH Ramadhan sebagai Narasumber dari materi wawasan kebangsaan tersebut, kegiatan Army go to school di hadiri oleh
Kapten Inf Nurfatoni Danramil 07/Cikarang
Rohmat,S,Pd (Wakil Kepala Sekolah) Bidang Kurikulum, Riyan Adji Kusuma,S,Pd (Wakil Kepala Sekolah) Bidang Kesiswaan
Para guru SMK-SMP Dewantara, KH. Nurhayadi (Pemilik Yayasan Ponpes Siraajul Ummah
H. Ustad Andri Hermawan, S,Pd,i (Kepala MA Siraajul Ummah), Ustad Drs. H. Winarta (Waka Kurikulum MA Siraajul Ummah), H. Ustad Abu Bakar (Waka Kurikulum SI Siraajul Ummah), Ustad Joni Tarigan (Guru MA Siraajul Ummah), H. Ustad Irvan Fahrizal, S,Fil,i, M, Pd,i, H. Ustad Bima Fard Wicaksono, S,Pd,i
Peltu Yudhantara, Peltu Ponijan (Bati TUUD 07/Cikarang), Sertu Muslimin (Babinsa Desa Sukaraya), Sertu Heriston, Serma MR. Lubis.

BACA JUGA:  Kasdim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Teknis dan Taktis Teritorial TA 2026

Tujuan utama wawasan kebangsaan adalah membangun Karakter dan mengembangkan persatuan dan kesatuan Pada Siswa Siswi di sekolah.

Saat memimpin Apel pada Murid di Halaman sekolah Letkol Inf MH Ramadhan beliau meperkenalkan dirinya mengatakan sekiranya ia dapat diterima dalam memberikan Wawasan dan pengetahuan juga boleh dikatakan sebagai bentuk sharing, dan sebelum ia menjadi Komandan di kodim 0509/Kab. Bekasi, pernah menjabat sebagai Danyonif 763 di Papua yaitu pulau Bituni Anggota nya kebanyakan orang asli Papua Barat Kab. Bituni,” kata Dandim.

Menurut Dandim perkembangan teknologi informasi saat itu sangat berkembang sekali dijaman modern ini, tidak seperti zaman dulu tehnologi yang belum begitu maju.

“Bagi penggunaan medsos ada dua keuntungan dan kerugian apabila adik-adik gunakan untuk kebaikan semua akan berjalan baik dan positif dan apabila digunakan tidak baik akan berdampak negatif untuk kita dan keluarga,” terangnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan, biasanya siswa yang sudah kelas 2 itu lebih condong, ingin menunjukan jati diri sendiri sama temen atau  pacarnya juga  dengan keluarganya, itu sudah kodrat, beda dengan yang masih kelas 1 dan kelas 3, bagi siswa yang kelas 2 ingin selalu menunjukkan semua kemampuan dan jati dirinya.

BACA JUGA:  Jaga Jakarta On The Spot, Koramil 02/Curug Kodim 0510/Trs Gelar Bakti Sosial

“Saya ingatkan apabila mempunyai kemampuan yang positif silakan kembangkan dan jalani penuh semangat, seperti halnya kegiatan Pramuka, kegiatan latihan PBB dan sebagainya,” jelasnya.

Seperti contohnya pada pelaksanaan upacara bendera mengapa bendera ini jadi upacara yang sakral, karena berapa banyak para pejuang kita yang gugur merebut tanah air dengan air mata, korbankan harta benda korbankan nyawa dan sebagainya, jadi kita sebagai generasi penerus wajib dan harus menghargai perjuangan para pahlawan dan jadi itu sebagai suri tauladan semangat berjuang dengan menghargai para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dan mempertahankan NKRI juga bendera merah putih itu.

Dandim juga mengingatkan, bahwa nanti akan ada rencana Aksi Unras ke Jakarta itu rencana tanggal 2, ia menghimbau kepada para siswa, untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut. Gunakan dengan mulai belajar saja disekolah ditempat privat dan dirumah, tidak ada untungnya dengan mengikuti hal aksi tersebut, itu sangat melelahkan dan capek, juga tidak ada untungnya, disana pun kalian kesana tidak ada yang kasih makan, dan pulang pun tidak diantar, bahkan kita sengsara dijalan dan rugi tidak melaksanakan belajar.

BACA JUGA:  Polda Banten Gelar Gerakan Asri Polri , Tebar 3.000 Bibit Ikan Nila di Danau Tasikardi

“Saya harap dan yakin pasti adik-adik disini di SMK Dewantara ini baik-baik semua, mau menuruti nasehat dari kedua orang tua serta para guru. Terus, giatlah belajar, demi meraih cita-cita serta keinginan adik-adik, dan jangan lupa untuk  selalu berdoa ,” harapnya. (Wiro).