Prajurit Yonif Raider 400/BR Lakukan Latihan Drill Purkota

(Foto dok. Pendam IV)

KARANGANYAR, koranpelita.co – Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto memimpin apel gelar pasukan di Alun-Alun Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, serta diikuti seluruh satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro yang menandai berakhirnya latihan drill Pertempuran Kota (Purkota), yang dilaksanakan di wilayah Korem 074/Warastratama. Sabtu (26/02/2022).

Melalui amanat Pangdam IV/Diponegoro, Kasdam menyebutkan bahwa latihan tersebut digelar sebagai tolak ukur kesiapan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam mengantisipasi sewaktu-waktu jika terjadi ancaman yang mungkin timbul mengganggu stabilitas negara, khususnya di wilayah Jawa Tengah maupun Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti contohnya ancaman radikalisme yang mengarah pada terjadinya terorisme.

“Kondisi seperti ini harus segera kita antisipasi, jangan sampai kita kalah cepat dari kelompok kelompok radikal yang berusaha melakukan aksi untuk mengganggu stabilitas keamanan wilayah maupun nasional,” kata Pangdam dalam amanatnya.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Lepas Keberangkatan Jemaah Haji  Kloter 3 Kabupaten Serang

Lebih lanjut dikatakan bahwa akhir akhir ini disinyalir telah banyak bermunculan pengikut paham radikalisme agama yang memiliki paham keagamaan yang fanatik atau ekstrim dan dalam mengaktualisasikannya tidak jarang dengan menggunakan cara kekerasan.

Latihan Purkota yang terlaksana merupakan simulasi latihan dalam satuan yang bertujuan untuk membina kemampuan tempur prajurit Kodam IV/Diponegoro.

Sebagai pasukan pemukul di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Batalyon Infanteri Raider 400/BR melaksanakan latihan Pertempuran Kota untuk mengantisipasi terjadinya ancaman di wilayah Jateng dan DIY. Latihan Purkota yang berlangsung selama dua hari ini merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit Yonif Raider 400/BR karena dalam pelaksanaan sebenarnya kemampuan ini sangat dibutuhkan saat pembebasan sandera di dalam operasi sesungguhnya.

BACA JUGA:  Ditpolairud Polda Banten Tanam Jagung Kuartal II Tahun 2026

Kegiatan latihan diawali dari aksi tim Raid Yonif R 400/BR dengan menghancurkan tower komunikasi musuh, dilanjutkan dengan penyerbuan serangan di jantung pertahanan musuh. Disaat bersamaan untuk memudahkan pergerakan satuan manuver, beberapa satuan bantuan tempur (Banpur) seperti Amed, Arhanud, Zipur maupun Kavaleri juga turut berpartisipasi dalam mengamankan gerak maju pasukan Yonif R 400/BR. Dalam waktu singkat tim raid berhasil melumpuhkan musuh serta menyelamatkan dan mengevakuasi sandera yang berada di Kantor Bupati Karanganyar.

Materi dalam latihan tersebut meliputi operasi pembebasan tawanan , operasi raid penghancuran, operasi lawan insurjen, pertempuran jarak dekat, serbuan bus serta operasi yang lain diantaranya adalah evak medis luka tembak, rintangan ranjau harmonika, hingga melaksanakan evakuasi masyarakat dari sekitar tempat konflik ke tempat aman.

BACA JUGA:  Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimum Polda Banten Jalin Kerja Sama BP3MI Banten

Selama latihan berlangsung disaksikan juga oleh Danrindam Kolonel Inf Mochamad Arief Hidayat, para Kabalak, Kasrem 074/Wrt Letkol Inf Ali Akhwan, SE., Wakapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Muchlis Gasim, S.H., M. Si., seluruh Dansat jajaran Kodam IV/Diponegoro serta Forkopimda Kab. Karanganyar.
(red/Pendam IV)