Bekasi,koranpelita.co ||| Kasdim 0509/ Kabupaten Bekasi, Mayor Inf Dasim, Menghadiri sekaligus sebagai pembicara dalam giat Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi Pengurus Politik di Kab Bekasi. Bertempat di lantai lima Hotel Grand Cikarang beralamat di Jl. Jababeka Raya, Cikarang Industrial Estate I, Desa Pasir Gombong, Kec. Cikarang Utara Kab. Bekasi, Pada Senin 21/2/2022
Kegiatan tersebut bertema “Implementasi Nilai – Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Guna Menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2024.” dalam giat tersebut di ikuti sekitar 90 orang Perwakilan dari tiap – tiap Parpol di wilayah Kab. Bekasi
Tampak Hadir dalam giat tersebut
Dr. Drs Iip Hidayat M.Pd ( Kepala Kesbangpol Provinsi Jabar), Mayor Inf Dasim ( Kasdim 0509/ Kab. Bekasi), Dr. M. Harun Al Rasyid ( Wakil Rektor UNISMA / Universitas Islam 45 Kota Bekasi), H. Juhandi M.Si ( Kakesbangpol Kab. Bekasi), H. Abd. Madjid S. Ag .MM ( Kepala Bidang Poldagri Kesbangpol Kab. Bekasi), H. Jajang Wahyudin ( Ketua KPUD Kab. Bekasi), Bpk. Saeful Bachri ( Ketua Bawaslu Kab. Bekasi
Adapun Rangkaian Kegiatan di mulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Laporan kegiatan oleh H. Juhandi M.Si ( Kakesbangpol Kab. Bekasi) di lanjutkan Doa Pembuka.
Adapun nara sumber yang memberikan materi wawasan kebangsaan yaitu
Kepala kesbangpol Provinsi Jabar Dr. Drs Lip Hidayah M.Pd, Kasdim 0509/Kab. Bekasi Mayor Inf Dasim, Wakil Rektor UNISMA/ Universitas Islam 45 Kota Bekasi Dr. M. Harun Al Rasyid.
Penyampaian Dalam memberikan materi wawasan kebangsaan Mayor Inf Dasim (Kasdim 0509/ Kab. Bekasi) menurutnya
Wawasan kebangsaan Indonesia dalam mempertahankan Ideologi Pancasila melalui Bela Negara untuk menjaga keutuhan wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia dari masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara kemudian siapa yang berkewajiban membela negara Kesatuan Republik Indonesia.”tutur Mayor Dasir
Hal mendasar yang harus kita benahi dimana dalam wawasan kebangsaan itu ada rasa kebangsaan paham kebangsaan dan semangat kebangsaan yang kita sudah sepakati bahwa dasar dari bangsa kita adalah yang pertama Pancasila Undang-Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Negara Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika beragam bahasa dan kepulauan yang ada di Indonesia dikumpulkan menjadi satu negara kesatuan Republik Indonesia bukan kepada agama bukan kepada kerajaan Serikat ideologi dan bukan pada parlemen ideologi adalah tetap Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. “Papar Mayor Dasim
Kondisi wawasan kebangsaan Indonesia saat ini adalah mulai melupakan sejarah perjuangan bangsa Indonesia adanya upaya untuk memutar balik fakta sejarah bangsa Indonesia, hilangnya tata krama sebagian besar sudah kelihatan dalam kehidupan sehari-hari setelah masuknya pengaruh budaya asing kemudian kepentingan individu yang ditonjolkan kemudian menuntut hak dan mengabaikan kewajiban.”tambahnya
Dengan kondisi saat ini yang sekarang kita rasakan adanya Covid-19 ini adalah salah satu hal yang dapat merusak nilai kebangsaan kita dengan situasi ini adalah merupakan suatu ancaman bagi kita, dalam membangkitkan wawasan kebangsaan harus bekerjasama dengan pemerintahan daerah kerjasama dengan Kecamatan dengan sekolah dengan selalu melaksanakan kegiatan Pemantapan kecintaan kepentingan bangsa dan negara.
Mengajak untuk menghargai sesama, baik dalam hal ibadah dan lain sebagainya kemudian itu bangsa bersumber dari nilai Pancasila nilai religius persaudaraan keselarasan kerakyatan keadilan ideologi kemudian kristalisasi nilai-nilai ketuhanan kemanusiaan persatuan demokrasi keadilan sosial dan lingkungan dan patriotisme adalah merupakan suatu ketahanan nasional yang harus dipertahankan kemudian dimana didalamnya terkandung dalam Pancasila dan undang-undang Dasar 1945.
Hal yang sangat penting untuk kita pertahankan dalam negara kesatuan Republik Indonesia Sampai dengan saat ini Pancasila adalah masa kini yang kita miliki Pancasila ada 5 yaitu ketuhanan sampai dengan keadilan sosial bisa ini harus ditanamkan makanya Indah Kabupaten Bekasi bernilai Pancasila” pungkasnya



