Bekasi, koranpelita.co ||| Tampak Cemas Warga masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Irigasi Sekunder di Kp.Cao Rt 03/02 Desa Kedungwaringin Kecamatan Kedungwaringin kabupaten Bekasi
Kopka Syamsudin ketika melakukan sosialisasi bersama warga dia mengakui, sampai sejauh ini terkadang tidak semua informasi program Citarum sampai atau diterima langsung oleh warga, serta masyarakat. Sehingga berdampak pada kurang maksimalnya pengetahuan terhadap kegiatan-kegiatan Satgas Citarum.”kata Syamsudin Senin 14/2/2022
“Namun bila informasi program Citarum ini belum diterima dengan maksimal oleh warga setempat. Pada kesempatan sosialisasi tadi saya memberikan arahan dan edukasi tentang program Citarum Harum kepada warga masyarakat sekitar 8 orang” agar warga mudah memahami
Saat di depan awak media Kopka Syamsudin mengungkapkan permasalahan yang sering muncul seperti penanganan sampah, limbah industri, limbah komunal, banjir, sedimentasi dan masih banyak lagi. Dengan adanya permasalahan tersebut perlu adanya sosialisasi, edukasi dan kampanye tentang program Citarum Harum, Hingga saya sebagi satgas Sub 4 sektor 20 Koramil 13 Kedungwaring turun memberikan edukasi”tegasnya
“Dengan adanya Perpres 15 tahun 2018, tentunya untuk ditaati dan diindahkan karena Sungai Citarum pernah mendapat label sungai terkotor di dunia, karena Sungai Citarum ini dipenuhi sampah, limbah industri, limbah komunal sehingga berdampak mengakibatkan banjir dan menimbulkan penyakit. Sekarang warga masyarakat bisa melihat dan menilai sendiri kondisi Sungai Citarum saat ini,”ujarnya
“Tidak lama lagi banjir bisa teratasi dengan adanya pembangunan jamban dan tertib tdiak membuang sampah sembarangan
Pada akhir sosialisasi,Kopka Syamsudin menyoroti bahwa selama masa pandemi Covid-19 ini banyak warga masyarakat yang di PHK atau kehilangan pekerjaan. Oleh karenanya mengajak warga masyarakat setempat untuk bersama-sama mengolah lahan bantaran Sungai Citarum yang penuh rumput-rumput liar itu menjadi lahan produtif atau lahan kebun yang bisa menghasilkan dan bermanfaat untuk penghijauan” pungkasnya



